Tamiang Layang, ekspossia.. com- Merespon informasi titik panas (hotspot) berdasarkan data satelit NASA-MODIS dengan tingkat kepercayaan 9, petugas Polsek Patangkep Tutui , Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, segera bertindak cepat.
Dibantu TNI dan masyarakat, petugas gabungan inipun segera mengecek langsung atau groundcheck , di Desa Ampari Bura, tadi (Selasa , 11/8/2026) mulai pukul 12.00 WIB hsampai selesai . Adapun lokasi pengecekan adalah di wilayah RT 02 desa tersebut.
.Tim yang terdiri dari 10 personel Polri, 2 personel TNI, dan 20 warga masyarakat, dengan menggunakan 10 unit kendaraan roda dua, bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Polsek Patangkep Tutui, memakan waktu kurang lebih satu jam melalui jalur darat.
Setiba di lokasi, petugas segera mengecek titik koordinat yang terdeteksi sebagai hotspot. Hasil pemeriksaan menemukan adanya lahan kebun karet, yang sebelumnya terbakar dengan luas kurang lebih 5 hektare.
Api di lokasi tersebut rupanya sudah padam, dan tidak ditemukan adanya api yang masih menyala saat tim tiba di lokasi. Berdasarkan keterangan, lahan yang terbakar itu, diketahui milik M Rifki, warga setempat.
Kapolsek Patangkep Tutui Inspektur Dua (Ipda) Bambang Wahyudi, SH, .menyampaikan pentingnya respons cepat terhadap setiap informasi hotspot. Pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mencegah potensi meluasnya kebakaran lahan.
Giat groundcheck sendiri menjadi bagian dari upaya bersama Polri, TNI dan masyarakat dalam mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah hukum Polres Barito Timur. TYO
Sumber : Rilis pers Sie Humas Polres Bartim
Leave a Reply