Sejumlah Fraksi di DPRD Tanggapi Raperda Bartim Tentang Pertanggungjawaban APBD 2025

Tamiang Layang, eksposia. com – Fraksi-fraksi pendukung di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menyampaikan pandangan mereka pada rapat bersama ekesekutif dn legislatif tadi (Selasa, 7/7/2026).

Pada Rapat Paripurna II Masa Sidang III Tahun 2025 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Pendukung DPRD Bartim Atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Barito Timur Tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 ini, pada intinya, legislator dapat menerima apa yang telah disampaikan pihak Pemkab Bartim.

Apalagi, pencapaian pendapatan daerah juga melebihi target yang ditentukan, dan prestasi wajar tanpa pengecualian (WTP) kembali diraih Pemkab Bartim untuk yang ke-10 kalinya.

Namun demikian, para anggota dewan melalui juru bicara fraksinya masing-masing memberikan catatan. Fraksi PKB misalnya, melalui juru bicara Fraksi, Wahyudin Noor, menyoroti penyerapan bansos yang dinilai masih rendah.

“Oleh karena itu, kami dari Fraksi PKB mengingatkan agar penyerapan anggaran bisa lebih optimal. Kami pun menyoroti masih banyak jalan yang perlu ditingkatkan kualitasnya, juga bangunan sekolah yang perlu diperbaiki. Selain itu, juga penyerapan bantuan yang kisarannya hanya 65,48 %. Demikian pula dengan belanja tak terduga yang capaiannya hanya 29,56%, ” urai Wahyudin Noor.

Secara rata-rata, keenam fraksi di DPRD Bartim memberikan catatan kepada pihak eksekutif, terutama pada sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) yang mencapai Rp 163,93 miliar, agar dapat dipergunakan dengan baik guna meningkatkan pembangunan di Kabupaten Barito Timur. – WAN

Leave a Reply