Martapura, eksposia.com – Banjir yang menggenang di wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih belum menunjukkan tanda-tanda surut drastis. Air masih menggenangi puluhan desa di berbagai kecamatan, seperti Martapura Barat, Martapura Timur, Kertak Hanyar, Astambul, Karang Intan, Gambut dan lain-lain. Hal tersebut, terpantau dari sejumlah media di Kalsel yang memberitakan banjir terparah Martapura kali ini.
Menurut salah satu korban terdampak banjir, H Suryadi, warga Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, lewat komunikasi WhatsApp (WA) tadi (Sabtu, 10/1/2026), bantuan dari berbagai pihak tersalurkan dengan semestinya. Para warga terus mendapatkan bantuan terutama makanan. Dari video yang dikirimkannya tiga hari yang lalu (Rabu, 7/1/2026), air masih menggenang di permukiman, setinggi kurang lebih 1 meter.
“Selain desa kami, banyak desa yang terendam banjir. Antara lain Desa Pekauman, Desa Kampung Melayu , Desa Keramat, Desa Keraton, Desa Pesayagan, Desa Tambak Baru, Desa Karang Intan dan lan-lain. Yang saya dengar, ada 25 desa yang mengalami musibah tahun ini,” paparnya.
Informasi dari beberapa laman berita menyatakan, seperti Desa Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, sebanyak 600 rumah, dengan jumlah KK sebanyak 570 orang dan jumlah penduduk mencapa 600 orang juga menjadi luapan air. Dan Kecamatan Martapura Barat sendiri, tercatat menjadi kecamatan yang semua desanya terkena banjir.
Adapun dari pihak Pemkab, berbagai unsur terkait terus memantau serta bergerak cepat. Lewat Tim Taruna Siaga, mereka mendirikan dapur umum agar warga terus bisa mendapatkan pasokan makanan. Sedangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov Kalsel, menyalurkan sebanyak 200 paket bantuan.
Tak hanya itu, dari Brimob Polda, Dinas Sosial Prov Kalsel dan Dinsos Kab Banjar juga ikut menjadi mata rantai yang berperan dalam penanganan bantuan pada warga. Banjir tahun ini, tercatat melumpuhkan aktivitas ekonomi warga, dan memaksa sebagiannya menjadi eksodus ke lokasi yang lebih aman atau rumah sanak keluarganya. Dalam hal ini, Polres Banjar juga berpartisipasi aktif dengan mengevakuasi para korban banjir, TYO
Leave a Reply